MANAGED BY:
KAMIS
18 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 06 Juli 2022 21:20
Awasi 2 Organisasi Terlarang
DIDUGA ALIRAN SESAT: Tim Pakem Tarakan saat rakor dengan Kemenag RI bahas adanya dua organisasi terlarang yang perlu dapat pengawasan ketat.

TARAKAN – Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem) Tarakan akan mengawasi dua organisasi yang diduga dilarang. Yakni Khilafatul Muslimin dan penganut kepercayaan Saksi Yehuwa. 

Hal itu menjadi perhatian, saat Pakem Tarakan melaksanakan rapat koordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI di Jakarta, Senin (4/7) lalu. Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan Adam Saimima melalui Kasi Intel Harismand mengatakan, ada beberapa hal yang disampaikan berhubungan dua organisasi itu. 

Salah satunya terkait Saksi Yehuwa yang sebelumnya mengajukan beberapa kali gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda. Dikarenakan tiga anaknya yang bersekolah di SD Negeri 051 Tarakan tidak naik kelas. Alasan tidak naik kelas, karena ketiga siswa yang orangtuanya merupakan penganut Saksi Yehuwa melarang mengikuti kegiatan agama. 

Akhirnya nilai mata pelajaran agama tidak ada dan dianggap tidak memenuhi syarat naik kelas. “Ketiga siswa ini sudah bisa melaksanakan atau mengikuti pelajaran agama di SDN 051 Tarakan. Kan sebelumnya mereka tidak mau mengikuti pembelajaran agama. Kemudian dihukum dengan hormat bendera,” jelasnya, Selasa (5/7).

Dari beberapa gugatan yang diajukan, diantaranya ada yang sudah mendapatkan putusan di tingkat  kasasi. Yang mengabulkan permohonan kasasi dari orangtua ketiga siswa dan membatalkan putusan sebelumnya. Ada juga yang menolak permohonan kasasi, dalam putusan Mahkamah Agung 21 Februari lalu, dengan nomor 60 K/TUN/2022. Hingga orangtua siswa mengajukan upaya hukum lainnya, Peninjauan Kembali (PK) yang saat ini sedang dalam putusan PK.

“Dinaikkan kelas satu tingkat, sudah dinaikkan sebelum putusan kasasi turun. Tapi, tanggapan dari Disdikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) menunggu surat arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang belum ada sampai saat ini,” tuturnya.  

Sehingga, lanjut Harismand, Disdikbud tidak bisa mengambil sikap terhadap putusan kasasi yang telah ada. Putusan Kasasi juga belum diterima sampai saat ini. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan kegiatan pemantauan dan penurunan papan nama aliran Khilafatul Muslimin di Kecamatan Tarakan Utara menggunakan pendekatan humanis. 

Intruksi dari Kemenag, memperketat pengawasan dua aliran tersebut dan mengantisipasi penyebaran hingga melaporkan setiap perkembangan yang ada. “Kami diminta agar mengantisipasi dan mengawasai secara ketat. Karena dari hasil diskusi Tim Pakem dua aliran ini akan dibawa ke sidang terbuka dengan Menteri Agama maupun instansi terkait. Tapi, saat ini masih menunggu Menteri Agama datang dari Arab Saudi,” ungkapnya.

Hasil sidang terbuka ini akan disampaikan ke Pemkot Tarakan untuk bisa diterapkan di daerah. “Ada dua aliran itu, Saksi Yehuwa dan Khilafatul Muslimin yang menunggu sidang terbuka. Sementara ini kami menjalankan dulu intruksi awal. Melakukan pengawasan dan mengantisipasi penyebaran lebih luas,” ujarnya. (sas/uno)


BACA JUGA

Rabu, 17 Agustus 2022 12:40
BREAKING NEWS

Wartawan Sulit Abadikan Momen, Diskriminasi Masih Menghantui

TANJUNG SELOR - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:37

Mahasiswa Lakukan Aksi Bungkam

TARAKAN - Aksi diam dengan mulut dilakban, dilakukan belasan mahasiswa…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:35

Sementara 24 Parpol Dinyatakan Lengkap

TANJUNG SELOR – Batas pendaftaran bagi partai politik (Parpol) yang…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:34

Dugaan Korupsi di RSUD Nunukan, Rp 5 Miliar tanpa SPJ

UNIT Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Nunukan mendalami kasus…

Selasa, 16 Agustus 2022 15:00
BREAKING NEWS

Pria Berusia 14 Tahun Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

TANJUNG SELOR - Seorang pria berusia 14 tahun, ditemukan gantung…

Selasa, 16 Agustus 2022 12:53

Administratif Belum Lengkap, Daerah Otonomi Baru Perlu Dukungan

TANJUNG SELOR–Pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Tanjung Selor belum juga…

Senin, 15 Agustus 2022 10:01

Dokumen Kawasan Industri Lengkap, Diminta Harus Segera Bekerja sebelum Presiden Datang

Kegiatan di kawasan industri yang berada di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan…

Senin, 15 Agustus 2022 10:00

Genjot Pengerjaan Progres Gedung DPRD Kaltara, Bulanan Ditarget 10 Persen

TANJUNG SELOR–Progres pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:44

Bukan Jadi Kendaraan Bodong

TARAKAN - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai lakukan sosialisasi…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:37

Dua Petinggi PT BTM Jadi Saksi

TANJUNG SELOR – Pemeriksaan terhadap para saksi dari Jaksa Penuntut…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers