MANAGED BY:
SENIN
26 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PARLEMENTARIA

Senin, 18 Juli 2022 20:43
Jadi Payung Hukum Bagi Pemda

Adanya Perda Pemberdayaan Masyarakat Adat

BUDAYA ADAT: Budaya yang dimiliki di Kaltara sebagai upaya pemberdayaan masyarakat adat yang tertuang dalam perda.

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara telah melaksanakan sosialiasi berkaitan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan Masyarakat Adat. 

Substansi dari sosialisasi perda tersebut, agar masyarakat mengetahui secara luas dan sudah dibuat oleh pemerintah. Perda ini merupakan representasi kebijakan pemerintah daerah, yang dituangkan dalam bentuk tertulis. 

“Ini menjadi payung hukum pemda dalam membangun daerahnya,” terang Anggota DPRD Kaltara Ihin Surang, belum lama ini. 

Bahkan, pemerintah daerah telah menerbitkan payung hukum terkait pemberdayaan masyarakat adat. Regulasi ini, menurut Ihin, sangat relevan terhadap kondisi demografi masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan Kaltara. Termasuk bagi mereka yang telah bermukim secara turun-menurun dari leluhur terdahulu.

“Sudah bijak untuk berpikir soal pemberdayaan masyarakat adat melalui perda ini. Kita akan terus berupaya, agar perda ini bisa tersampaikan ke semua masyarakat,” harapnya. 

Sejumlah substansi perda telah disampaikan, agar bisa dipahami masyarakat. Sehingga dapat mengetahui yang menjadi hak dan kewajiban kelompok masyarakat adat. Masyarakat adat diminta, untuk turut mengawal dan berkontribusi sesuai substansi dari perda tersebut. 

“Kita berharap agar masyarakat mengawal perda ini, dan harus berkontribusi bagi masyarakat lainnya. Karena di perda ini ada 9 item yang harus dijalankan, soal pemberdayaan masyarakat adat,” tuturnya. 

Masyarakat adat bisa memelihara budaya dan mematuhi yang menjadi aturan adat. Sehingga kehidupan dapat tetap tertata dengan baik. Nilai-nilai luhur dari adat itu harus dapat dilestarikan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemerintah dapat melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat adat secara berkelanjutan. Sehingga mereka dapat diberdayakan dan semakin mandiri,” pungkasnya. (adv/fai/uno) 


BACA JUGA

Selasa, 06 September 2022 07:55

Dewan Soroti Serapan APBD Rendah

TANJUNG SELOR - Realisasi APBD 2022 yang masih rendah, menjadi…

Senin, 05 September 2022 01:00

Masih Fokus Pendataan PTT

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) masih…

Rabu, 24 Agustus 2022 14:55

Distribusi Barang ke Krayan Belum Lancar

TANJUNG SELOR – Persoalan blokade jalan di perbatasan Krayan, Kabupaten…

Selasa, 23 Agustus 2022 07:48

Sektor Pertanian agar Dimaksimalkan

TANJUNG SELOR - Kondisi sektor pertanian di Kalimantan Utara (Kaltara)…

Senin, 22 Agustus 2022 09:14

Wujud Nasionalisme Pemuda

TANJUNG SELOR – Kirab bendera merah putih sepanjang 677 meter,…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:42

Dukungan Terhadap Ekonomi Hijau

TANJUNG SELOR – Adanya ekonomi hijau memiliki nilai baik bagi…

Kamis, 28 Juli 2022 21:10

Catatan Dewan Perlu Ditindaklanjuti

TANJUNG SELOR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara,…

Senin, 25 Juli 2022 21:20

Kinerja Pemprov Kaltara Belum Maksimal

TANJUNG SELOR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara…

Sabtu, 23 Juli 2022 21:07

Akses Bagi Masyarakat Apau Kayan, Pengalihan Status Jalan Segera Dilakukan

TANJUNG SELOR – Masyarakat yang menuju Kecamatan Apau Kayan, Kabupaten…

Rabu, 20 Juli 2022 21:54

Langsung Bentuk Tim Gabungan

TANJUNG SELOR – Setelah menerima kedatangan sejumlah tokoh masyarakat dari…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers