MANAGED BY:
SENIN
26 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Sabtu, 30 Juli 2022 21:30
Dijanjikan Upah Rp 20 Juta, Dua IRT Nekat jadi Kurir Sabu 2 Kg
UNGKAP SABU 2 KG: Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T. P. P Siregar (tengah) memperlihatkan barang bukti sabu hasil pengungkapan.

TANJUNG SELOR – Untuk bisa meloloskan narkoba jenis sabu, para bandar memanfaatkan ibu-ibu sebagai kurir. Modus operandi tersebut merupakan hal baru yang dilakukan, agar bisa mengelabui aparat kepolisian. 

Namun, usaha tersebut pun tidak berhasil. Pasalnya, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bulungan menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu saat di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, pada 24 Juli lalu. Polisi mengamankan dua ibu-ibu, masing-masing berinisial WT dan LL dari Tarakan, yang membawa sabu seberat 2 kilogram (kg). 

“Jadi ibu-ibu ini membawa anak yang berperan sebagai kurir. Rencananya barang haram ini diantarkan menggunakan jalur darat ke Balikpapan dan Samarinda, Kalimantan Timur,” terang Kapolres Bulungan, AKBP Ronaldo Maradona T. P. P Siregar, Jumat (29/7). 

Sabu yang dibawa dua orang ibu ini dikemas dalam teh China. Kedua ibu-ibu nekat membawa sabu karena disuruh seseorang berinisial B. Yang saat ini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Dalam pengembangan kasus ini, Satresnarkoba Polres Bulungan lakukan Control Delivery. Alhasil, ditemukan bahwa penerima barang haram ini berinisial R. 

“Dia dikendalikan oleh seorang, yang saat ini masih dilakukan pencarian. Statusnya juga DPO. Dalam kasus ini ada dua DPO,” imbuhnya. 

Hasil pemeriksaan penyidik terhadap tersangka WT dan LL, sudah ketiga kalinya melakukan pengantaran sabu ke Kaltim. Untuk yang pertama dan kedua, berhasil lolos. Namun, pengantaran ketiga kalinya ini mereka apes karena berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Bulungan. 

“Tersangka diancam Pasal 112 Ayat 2, Junto 114 Ayat 2, Subsider Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun atau seumur hidup,” sebut Kapolres Bulungan. 

Kapolres sangat menyayangkan, dalam kasus ini keterlibatan anak-anak untuk melegalkan pengiriman narkotika. Meskipun upah yang dijanjikan terhadap kurir tersebut sangat mengiurkan, yakni sebesar Rp 20 juta. (*/mts/uno)


BACA JUGA

Sabtu, 24 September 2022 09:40

Aktivitas Ekspor Tetap Lancar

TARAKAN - Perlahan pulih setelah Covid-19 melandai, perekonomian kembali diuji…

Sabtu, 24 September 2022 09:37

Pendidikan Politik Kunci Sukses Pemilu

TANJUNG SELOR - Pendidikan politik dan suksesnya Pemilihan Umum (Pemilu)…

Sabtu, 24 September 2022 09:35

Pendaftar Panswascam Masih Minim

TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bulungan sudah…

Jumat, 23 September 2022 02:59

Soal Kuota PPPK Kaltara, Tunggu Instruksi dari Pusat

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) telah menerima dokumen kuota…

Jumat, 23 September 2022 02:21

Polres Bulungan Jadi Polresta

TANJUNG SELOR - Surat persetujuan terkait usulan kenaikan tipe Polres…

Kamis, 22 September 2022 08:08

Tahap Pengerjaan Instalasi Listrik

TANJUNG SELOR - Gedung Sekretariat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) masih…

Kamis, 22 September 2022 08:03

Warga Tarakan Diduga Ditipu Agen TKW

  TARAKAN - Warga RT 20 Kelurahan Pamusian Tarakan Tengah,…

Kamis, 22 September 2022 07:34

KTT Raih Rekor MURI

TANJUNG SELOR – Kabupaten Tana Tidung (KTT) mendapatkan rekor MURI,…

Rabu, 21 September 2022 02:52

Akses Utama di Krayan Belum Terhubung, Minimal Dibuatkan Jalan Darurat

TANJUNG SELOR - Hingga kini, akses jalan di Kecamatan Krayan,…

Rabu, 21 September 2022 02:16

Miliki Sertifikat Akreditasi Minimal C

TANJUNG SELOR - Menyemarakan Hari Jadi Kaltara ke-10, Dinas Perpustakaan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers