MANAGED BY:
SENIN
26 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Minggu, 07 Agustus 2022 14:17
Tekanan Inflasi di Kaltara Alami Penurunan
PENURUNAN INFLASI. Kepala KPwBI Kaltara, Tedy Arief Budiman memaparkan inflasi bulan Juli 2022, Kamis (4/8).(SEPTIAN ASMADI/HRK)

TARAKAN - Tekanan inflasi Provinsi Kalimantan Utara pada Juli 2022 mengalami penurunan, yakni sebesar 0,47 persen secara mounth to mounth (mtm). Dari sebelumnya tercatat 0,53 persen pada Juni 2022.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kaltara, Tedy Arief Budiman mengatakan, dua kota  Inflasi Indek Harga Konsumen (IHK), yakni Kota Tarakan dan Tanjung Selor masing-masing menyumbang sebesar 0,50 persen (mtm) dan 0,34 persen (mtm). Penurunan inflasi pada periode Juli 2022 disebabkan oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Khusus pada komoditas sayur-sayuran seperti bayam, sawi hijau, dan kangkung yang kembali melanjutkan tren penurunan harga. Mesti begitu, penurunan tekanan inflasi masih tertahan oleh beberapa komoditas hortikultura seperti bawang merah dan cabai rawit terkait kendala pada pasokan dari daerah penghasil.

"Selain itu, inflasi pada kelompok transportasi khususnya pada komoditas angkutan udara juga masih terjadi di tengah masih tingginya harga avtur. Serta terbatasnya penerbangan di tengah peningkatan permintaan masyarakat," katanya, Kamis (4/8).

Tekanan inflasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau berkontribusi atau memiliki andil 0,10 persen. Secara bulanan tercatat mengalami penurunan, yaitu 0,53 perse (mtm) pada Juli 2022 atau lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 0,70 persen (mtm).

"Kondisi ini disebabkan oleh beberapa kelompok komoditas sayur-sayuran, seperti bayam, sawi hijau, dan kangkung yang melanjutkan tren penurunan harga akibat tercukupinya pasokan dari dalam Kaltara," jelasnya.

Beberapa komoditas masih mengalami inflasi seperti bawang merah, cabai rawit, bakso siap santap, dan tomat. Kondisi ini disebabkan oleh adanya serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di daerah produsen  di Jawa Timur akibat curah hujan yang tinggi dan umur tanaman yang tidak produktif lagi, di tengah masih tingginya demand atau permintaan.

"Mesti Kelompok Transportasi  memberikan andil 0,09 persen mengalami penurunan tekanan inflasi, capaian inflasi kelompok ini masih relatif tinggi yaitu 0,73 persen di Juli 2022. Capaian tersebut lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 1,62 persen," sebutnya.

Masih berlanjutnya kebijakan fuel surcharge pada tiket pesawat dan terbatasnya jumlah penerbangan di tengah peningkatan permintaan seiring momen liburan anak sekolah dan hari raya keagamaan, turut menjadi faktor pendorong terhambatnya penurunan tekanan inflasi pada komoditas angkutan udara. Sementata itu kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga memberi andil 0,04 persen dan pada Juli 2022 secara bulanan tercatat mengalami inflasi sebesar 0,71 persen.

"Atau lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 0,61 persen. Kenaikan tekanan inflasi pada kelompok ini terutama disebabkan oleh komoditas sabun mandi cair andilnya 0,05 persen yang didorong oleh meningkatnya harga bahan baku sabun sehingga menaikkan biaya produksi sabun," ungkapnya.

Secara nasional, inflasi Kaltara lebih rendah dari capaian inflasi nasional. Inflasi nasional pada Juni 2022 tercatat 0,64 persen sedangkan Kaltara tercatat 0,47 persen. Kota Tarakan mengalami inflasi sebesar 0,50 persen secara mtm dan Tanjung Selor sebesar 0,34 persen. Inflasi Kota Tarakan dan Tanjung Selor masing-masing merupakan yang tertinggi ke-68 dan 81 dari 90 Kota IHK di Indonesia,";tegasnya.

Hal ini juga menunjukkan keberhasilan                                        TPID  Kota Tarakan dan Tanjung Selor dalam melakukan pengendalian inflasi.

"Meskipun demikian, TPID terus bersinergi dalam menjaga tingkat inflasi ke depan di tengah potensi risiko tekanan inflasi dari beberapa komoditas. Seperti hortikultura akibat faktor cuaca serta angkutan udara yang masih dipengaruhi oleh tekanan  tingginya harga avtur dunia," imbuhnya.(sas)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 September 2022 02:47

Harga Udang Makin Anjlok, Petambak Mengeluh

TARAKAN - Harga udang di pasaran yang terlalu rendah, dikeluhkan…

Jumat, 23 September 2022 02:27

Pasar Batu Terapkan Transaksi QRIS

TARAKAN - Untuk pertama kalinya, Kota Tarakan melakukan launching Pasar…

Kamis, 22 September 2022 08:23

Pembelian Tak Dibatasi

DALAM upaya menekan harga pasar, Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan…

Kamis, 22 September 2022 07:44

Gula Malaysia Masih Beredar

TANJUNG SELOR – Gula asal Malaysia masih ditemukan di pasaran,…

Rabu, 21 September 2022 02:29

Hasil Pemantauan di Pasar Induk Tanjung Selor, Harga Tak Merata dari Distributor

TANJUNG SELOR – Pemantauan harga kebutuhan pokok dilakukan DPRD Kaltara…

Selasa, 20 September 2022 13:04

Dampak Kenaikan Harga BBM di Kaltara Mulai Terasa, Celakanya Belum Ada Solusi

TANJUNG SELOR – Rapat dengar pendapat (RDP) dilakukan Pemerintah Provinsi…

Selasa, 20 September 2022 12:50

SOA Dialokasikan Rp 8,6 Miliar, Distribusi Barang Terkendala Longsoran

TANJUNG Selor - Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Barang yang dianggarkan…

Senin, 19 September 2022 08:12

Kebutuhan Pokok Bulungan Masih Sangat Tergantung Daerah Lain

TANJUNG SELOR - Produktivitas pangan di Kabupaten Bulungan dinilai belum…

Sabtu, 17 September 2022 12:22

DPMPTSP Kaltara Sudah Terbitkan 369 Izin Usaha

TANJUNG SELOR – Dalam pengurusan perizinan saat ini sudah dipermudah.…

Kamis, 15 September 2022 11:53

Tekan Inflasi dengan Bentuk Tim Pengendali

TANJUNG SELOR - Menyikapi tingginya angka inflasi di Tanjung Selor,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers