MANAGED BY:
SENIN
26 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 17 Agustus 2022 10:56
Jebolnya Tanggul PT KPUC di Malinau
DLH Bantah Limbah Tambang, Diskes: Pencemaran Bisa Dilihat dari Fisik
PANTAU: DLH Kaltara bersama Kementerian ESDM memantau langsung terkait kondisi sungai di Malinau.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) akhirnya turun ke lokasi jebolnya kolam limbah di Malinau. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara bersama Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pun turut ke lokasi.

 

TANJUNG SELOR–Kepala DLH Kaltara Hamsi mengatakan, pihaknya bersama Kementerian ESDM telah memantau ke lapangan. Bahkan langsung menuju lokasi serta mendatangi kantor PT KPUC (Kayan Putra Utama Coal).

DLH mendatangkan KOUC dan meminta paparan dan penjelasan. Kemudian mendatangi Desa Paya Seturan, Kecamatan Malinau Selatan, Kabupaten Malinau. Sebelumnya, kolam tambang jebol. Kemudian Selasa  (16/8) kembali jebol yang diduga kolam tambang. Hal itu juga langsung dipantau DLH Kaltara. "Kalau yang sebelumnya jebol itu di Seturan. Sedangkan yang jebol terbaru itu tanggul Tuyak yang dibangun PT KPUC," bebernya.

Menurut dia, tanggul Tuyak Atas bukan lokasi tambang. Namun, itu adalah penampungan air jalan dan limpasan gunung sejak setahun lebih. Tuyak Atas tidak ada aktivis tambang. Dari PT KPUC hanya melaksanakan atau memenuhi permintaan Pemkab Malinau untuk memasang tanggul dan menampung limpasan air gunung. "Karena belum selesai dibuat tanggul, kemudian akibat cuaca akhirnya jebol. Padahal belum selesai. Itu bukan dari tambang. Karena tidak ada penambangan. Jadi memang bukan kolam limbah tambang yang jebol seperti sebelumnya," jelas dia.

Di Desa Langap, akibat jebolnya tanggul Tuyak Atas penyebabnya tidak sanggup menampung limpasan air. Asumsi masyarakat bahwa itu adalah limbah dibantah DLH Kaltara. "Kolam limbah tambang KPUC berada di Seturan dan Tuyak bawah. Sementara Tuyak Atas bukan kolam limbah tambang," ungkapnya.

DLH Kaltara juga tidak melakukan sosialisasi ke masyarakat. Bahkan tidak mengambil sampel langsung di lokasi. Sebab, nantinya ada bupati dan DLH Malinau yang akan turun langsung. Mereka juga memantau. Apalagi mereka yang memiliki kewenangan atas wilayahnya. "Serahkan ke Pemkab Malinau selalu yang memiliki wilayah. Kami hanya memantau langsung kondisi yang ada saat ini," jelasnya.

Sementara itu, untuk memastikan kriteria air yang bisa dikonsumsi masyarakat, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara Usman mengatakan, ada tiga indikator air yang layak konsumsi berdasarkan dari sisi kesehatan. Aspek fisik, kimia, dan biologi. Jika salah satu indikator itu diketahui atau minimal terlihat fisiknya, adanya perubahan warna kemudian rasanya kemudian berbau, dipastikan sungai tercemar. "Kita lihat indikatornya. Apalagi memang bisa dilihat secara kasatmata. Kemudian secara kimia dan biologi itu harus melalui pemeriksaan laboratorium. Untuk mengecek kondisi air bisa dipastikan langsung ke DLH setempat," terangnya. (kpg/fai/dra/k8)

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 September 2022 10:03

HUT Kaltara Dibuat Lebih Sederhana

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang memastikan jika Hari…

Kamis, 22 September 2022 10:31

Sudah Tidak Ada Batasan Pembelian Minyak Goreng di Kaltara

TARAKAN–Menekan harga pasar, Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog)…

Rabu, 21 September 2022 02:08

Tersangka Pencuri Rumah Kosong Dibekuk

TARAKAN – Tersangka pencurian spesialis rumah kosong diamankan Satreskrim Polres…

Senin, 19 September 2022 10:36

Di Tarakan, Pencatatan Nopol Kendaraan Mulai Diterapkan

TARAKAN - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mulai menerapkan…

Senin, 19 September 2022 10:35

Verifikasi Parpol Masih Berjalan

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat maupun di…

Senin, 19 September 2022 10:34

Penerimaan Tamtama Ditambah 5 Persen

TARAKAN - Tahun ini Mabes TNI Angkatan Darat (AD) kembali…

Jumat, 16 September 2022 11:08

Bongkar Dinding, Pencuri SBW Diamankan Polisi

TARAKAN - Pria berinisial JN alias Wanda diduga melakukan pencurian…

Rabu, 14 September 2022 11:35

Kawal Tahapan Pemilu, Bawaslu Sebut Kaltara Siap

TANJUNG SELOR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Utara (Kaltara),…

Rabu, 14 September 2022 11:33

RSUD Jusuf SK Rencana Bentuk UTD

TARAKAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf…

Selasa, 06 September 2022 11:55

Napi Bebas Keluyuran, Jadi Catatan Ombudsman

TARAKAN - Ombudsman RI Perwakilan Kaltara beri atensi terkait adanya…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers