MANAGED BY:
SENIN
26 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 17 Agustus 2022 10:58
Kolam Limbah Jebol Lagi, Air Sungai Tak Bisa Dikonsumsi
JEBOL: masyarakat terkena dampak jebolnya kolam limbah yang terjadi di Malinau.

TANJUNG SELOR - Sasa (16/8), kolam limbah tambang yang berada di Malinau kembali jebol. Akibatnya, permukiman warga serta jalanan dan lahan pertanian terkena dampaknya. Kemudian, kondisi air sungai juga cukup memperihatinkan. Di mana air sungai telah bercampur limbah dan meluap.

Dikonfirmasi, Aktivis Jatam Kaltara, Andry Usman menerangkan, saat ini kondisi yang ada masyarakat tidak bisa menggunakan bahkan mengkonsumsi air sungai akibat jebolnya kolam limbah batu bara. Sebelumnya, juga sudah ada hasil uji sampel air oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta informasi warga setempat tak lagi menggunakan air sungai karena berpotensi mengakibatkan penyakit kulit seperti gatal-gatal, air berwarna gelap dan keruh serta beraroma tidak sedap. 

"Kalau kami melihat, ini bisa masuk kategori kejahatan lingkungan. Bahkan bisa mengancam hidup orang banyak," terangnya, Selasa (16/8). Ia menjelaskan, Sungai di Malinau yang saat ini meluap akibat jebolnya kolam limbah, berdekatan dengan area tambang. Kemudian sungai mengalir hingga ke wilayah kota di Kabupaten Malinau. Sungai tersebut juga sebagai sumber air baku utama. Bahkan informasinya, PDAM di Malinau tidak bisa memberikan pelayanan air bersih akibat kejadian tersebut.

"PDAM Apa’ mening Malinau menyampaikan informasi melalui media sosialnya. Isinya, sehubungan dengan tingginya curah hujan daerah hulu yang menyebabkan kekeruhan air baku meningkat, sehingga Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kuala tidak berfungsi secara optimal," jelasnya.

Pendistribusian air akan diturunkan sementara. wilayah pelayanan terdampak yakbi Kecamatan Malinau Barat, Desa Malinau Hulu, Tanjung Keranjang, Malinau Hilir, Pelita Kanaan Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Padahal, lanjut dia, banyak nyawa bergantung pada air sungai Malinau. Untuk itu, pemerintah harusnya segera bersikap tegas. 

"Yang kami harap adalah, PT. KPUC (Kayanya Putra Utama Coal) sebagai salah satu perusahaan yang sering melakukan pencemaran lingkungan, bisa bertanggungjawab. Serta mendapatkan evaluasi.  Sebab tanggul limbahnya yang jebol, bisa dibilang kejadian itu merugikan banyak orang. Ini bisa dipidanakan karena masuk kejahatan lingkungan," ujarnya. 

"Ini tidak bisa dibiarkan, karena sungai Malinau itu bukan toilet tambang," sambungnya menegaskan. Sebagai langkah dalam melindungi hak masyarakat dan lingkungan yang tercemar, pihaknya akan melaporkan hal tersebut ke Polda Kaltara. Laporan itu, terkait kondisi Malinau terkini. Termasuk nanti akan dilaporkan kepada kementerian terkait, seperti KLHK maupun Kementerian ESDM (Energi Sumber Daya Mineral). (fai)


BACA JUGA

Sabtu, 24 September 2022 10:03

HUT Kaltara Dibuat Lebih Sederhana

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang memastikan jika Hari…

Kamis, 22 September 2022 10:31

Sudah Tidak Ada Batasan Pembelian Minyak Goreng di Kaltara

TARAKAN–Menekan harga pasar, Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog)…

Rabu, 21 September 2022 02:08

Tersangka Pencuri Rumah Kosong Dibekuk

TARAKAN – Tersangka pencurian spesialis rumah kosong diamankan Satreskrim Polres…

Senin, 19 September 2022 10:36

Di Tarakan, Pencatatan Nopol Kendaraan Mulai Diterapkan

TARAKAN - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mulai menerapkan…

Senin, 19 September 2022 10:35

Verifikasi Parpol Masih Berjalan

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat maupun di…

Senin, 19 September 2022 10:34

Penerimaan Tamtama Ditambah 5 Persen

TARAKAN - Tahun ini Mabes TNI Angkatan Darat (AD) kembali…

Jumat, 16 September 2022 11:08

Bongkar Dinding, Pencuri SBW Diamankan Polisi

TARAKAN - Pria berinisial JN alias Wanda diduga melakukan pencurian…

Rabu, 14 September 2022 11:35

Kawal Tahapan Pemilu, Bawaslu Sebut Kaltara Siap

TANJUNG SELOR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Utara (Kaltara),…

Rabu, 14 September 2022 11:33

RSUD Jusuf SK Rencana Bentuk UTD

TARAKAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf…

Selasa, 06 September 2022 11:55

Napi Bebas Keluyuran, Jadi Catatan Ombudsman

TARAKAN - Ombudsman RI Perwakilan Kaltara beri atensi terkait adanya…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers