MANAGED BY:
JUMAT
02 DESEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Senin, 19 September 2022 08:12
Kebutuhan Pokok Bulungan Masih Sangat Tergantung Daerah Lain
ANTUSIASME TINGGI: Dengan adanya gelaran Pasar Murah warga Bulungan pun merasa terbantu dengan harga yang terjangkau, Minggu (18/9).

TANJUNG SELOR - Produktivitas pangan di Kabupaten Bulungan dinilai belum mampu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga, sebagian besar bahan kebutuhan pokok masih ketergantungan dari daerah lain.

Hal tersebut pun menjadi salah satu indikator, angka inflasi Tanjung Selor menduduki urutan ke-5 nasional. Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, pemerintah daerah akan berupaya meningkatkan produktivitas pangan. Dengan mengoptimalkan sumber daya dan potensi yang dimiliki.

Diakui Syarwani, kebutuhan pokok yang masih mengandalkan dari luar Bulungan hanya sebagian komoditi saja. Seperti telur ayam, bawang merah, bawang putih dan cabai.

“Upaya yang kita lakukan untuk menekan angka inflasi, dengan mendistribusikan ribuan pokok cabai. Hari ini (kemarin, Red) diharapkan dengan pemberian bibit ini masyarakat bisa manfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai,” harap Syarwani, Minggu (18/9).

Bahkan, dinas teknis pun menggelar pasar murah. Sebagai upaya menekan angka inflasi. Menurut Syarwani, saat ini tren harga cabai di Bulungan sudah berangsur turun. Artinya, produksi petani sudah mulai membaik. Lantaran, harga cabai sebelumnya tembus diangka Rp 120 ribu per kilogram. Dipastikan harga tersebut mengalami penurunan.

Saat pembagian bibit cabai, respons masyarakat cukup tinggi. Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bulungan Sa'diah Yunus mengatakan, pasar murah ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP). Dalam mengendalikan angka inflasi di daerah.

Mengingat, angka inflasi di daerah sempat mendapat sorotan pusat yang disampaikan Presiden Jokowi. “Dengan adanya gerakan tanam cabai, yang memanfaatkan pekarangan rumah bisa menurunkan angka inflasi di Bulungan,” ujarnya.

Selain cabai, komoditas bawang merah dan telur ayam menjadi salah satu pemicu inflasi di daerah. Untuk pekan depan, pasar murah akan kembali digelar. Selain di Kecamatan Tanjung Selor, gelar yang sama juga dilakukan di sejumlah kecamatan lainnya.

“Kita berharap ada kolaborasi dengan pihak provinsi dalam giat seperti ini,” harapnya. (*/mts/uno)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers