MANAGED BY:
SABTU
03 DESEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 17 November 2022 12:34
Pelaku Usaha Bisa Diberi Sanksi Teguran

Melayani Pengunjung Tak Pakai Masker

PERKETAT PROKES: Plt Kalak BPBD Bulungan Darmawan (batik Korpri) mengingatkan bagi pelaku usaha agar wajib dalam penggunaan masker.

TANJUNG SELOR – Seiring dengan adanya peningkatan kasus Covid-19, membuat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Bulungan kembali mewajibkan penggunaan masker di pusat perbelanjaan.

Upaya tersebut untuk meminimalisir penyebaran virus sindrom pernapasan akut berat 2 (SARS-CoV2). Bahkan, bagi pelaku usaha wajib menyediakan masker untuk pengunjung. Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan Darmawan.

Dia mengatakan, BPBD Bulungan nantinya akan memasang spanduk area wajib masker di beberapa titik pusat perbelanjaan dan keramaian.

“Di titik keramaian seperti Tebu Kayan, nanti akan ada petugas yang kita siaga,” terang Darmawan, Rabu (16/11).

Apabila ditemukan adanya pelaku usaha yang mengabaikan protokol kesehatan (Prokes). Tentu ada sanksi yang diberikan. “Iya, jika sampai ada laporan, adanya pelaku usaha yang melayani pengunjung tidak menggunakan masker. Pasti akan kita berikan sanksi teguran,” tegasnya.

Berkaitan nanti aplikasi PeduliLindungi kembali diterapkan, menurut Darmawan, sebelumnya kasus Covid-19 di Bulungan sudah melandai. Sehingga, hal tersebut tidak diterapkan. Akan tetapi, dengan tren penyebaran SARS-CoV2 yang terus meningkat, kemungkinan kebijakan tersebut kembali diterapkan.

Berdasarkan Inmendagri, tidak ada pembatasan operasi bagi pelaku usaha. Dengan catatan, harus tetap disiplin menggunakan masker. Selain disiplin menggunakan masker, pelaku usaha wajib siapkan tempat cuci tangan. “Iya, sesuai arahan Presiden. Yang terpenting sekarang bagaimana masyarakat kembali menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” imbuhnya.

Mengingat, tingkat kedisiplinan masyarakat terhadap prokes sudah kendor. Menurutnya, hal ini menjadi tantangan ke depan. “Jadi, sekarang ini masyarakat masih euforia dengan kondisi kasus Covid-19 yang sebelumnya sudah melandai,” ungkapnya. (uno2)

 


BACA JUGA

Sabtu, 03 Desember 2022 09:08

Suheriyatna Jabat Dewan Pakar DPP Apdesi

JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh…

Sabtu, 03 Desember 2022 09:00

Warga Tanjung Selor Keluhkan Pemadaman Mendadak

BANYAK keluhan yang disampaikan ke Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3)…

Sabtu, 03 Desember 2022 08:43

Berharap PI 10 Persen Masuk PAD

TANJUNG SELOR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara…

Jumat, 02 Desember 2022 07:58

Rute Penerbangan Tarakan-Tawau Bisa Kembali Aktif

GUNA menggerakkan kembali sejumlah sektor ekonomi di wilayah Kalimantan Utara…

Jumat, 02 Desember 2022 07:46

Sabet Terbaik II SDGs Action Award

JAKARTA - SDGs Annual Conference atau SAC 2022 baru saja…

Jumat, 02 Desember 2022 07:30

Tersangka Penggelapan Truk Diciduk di Talisayan

TARAKAN - Karni Amin berencana menjual dump truk roda enam miliknya…

Kamis, 01 Desember 2022 08:35

Berkas 26 Pelamar Dinyatakan TMS

TANJUNG SELOR - Tahapan seleksi Pegawai Pemerintah Pegawai dengan Perjanjian…

Kamis, 01 Desember 2022 08:29

Median Jalan Sengkawit Dicat

TANJUNG SELOR – Menyambut peringatan Hari Jalan Nasional pada 20…

Rabu, 30 November 2022 01:40

UMP Kaltara Naik Rp 234.964, Total Jadi Rp 3,2 Juta

TANJUNG SELOR - Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Rabu, 30 November 2022 01:21

Pendaftar PPK Lebihi Kebutuhan

TANJUNG SELOR – Pendaftaran bagi calon anggota Badan Ad hoc,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers