MANAGED BY:
SELASA
28 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 09 Desember 2022 06:56
Hindari Beli Tiket lewat Calo

Kapasitas Kapal Pelni Sudah 100 Persen

BERKOORDINASI: KSOP Tarakan memanggil instansi terkait sebelum pembukaan posko Natal dan Tahun Baru pada 18 Desember mendatang.

TARAKAN - Peningkatan jumlah penumpang dipastikan terjadi saat jelang Natal dan perayaan Tahun Baru (Nataru) 2023. Dua tahun masa pandemi Covid 19, libur di akhir tahun sempat ditiadakan. Tapi tahun ini bertepatan dengan libur sekolah.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan Mukhlish Tohepaly mengatakan, posko pengamanan Nataru akan dimulai pada 18 Desember mendatang hingga 8 Januari 2023. Meski pengamanan sudah dilakukan setiap hari, terkait pengawasan kapal datang dan berangkat di Pelabuhan Malundung pada Nataru. Namun, pihaknya tetap meningkatkan pengawasan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan pemudik.

“Dilayani dengan baik. Posko dibentuk di Pelindo. Dalam posko akan terdiri dari semua instansi terkait, petugas dan perwira instansi terkait yang berkoordinasi setiap hari untuk memperlancar arus penumpang naik turun,” ujarnya, ditemui usai rapat posko persiapan Nataru, Kamis (8/12).

Posko untuk menjamin penumpang yang naik ke kapal, juga sudah memenuhi protokol kesehatan (Prokes), memiliki masker. Termasuk kapal juga tidak melebihi kapasitas yang sudah diatur. Terlebih lagi masyakat yang menggunakan jasa angkutan udara berbeda dengan angkutan laut. Rata-rata angkutan laut dimanfaatkan masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah.

“Kebiasaan antre itu sulit, jadi harus diatur sedemikian rupa. Tapi, kata kuncinya itu fasilitas pelabuhan harus clear. Kalau fasilitasnya dibuat seperti di bandara, akses terbatas maka pasti orang yang ada di dalam ikuti aturan,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan posko Nataru tahun ini, ada beberapa catatan yang ditekankan. Mulai dari prokes, meski pemerintah sudah memberikan kelonggaran. Hal ini diakuinya dilematis, saat tujuan untuk menekan Covid-19. Namun masih harus mempertimbangkan lemahnya ekonomi yang ditimbulkan.

“Kapasitasnya kapal Pelni sekarang sudah 100 persen dan kelonggaran prokes. Kalau perhitungan dari Pelni, peningkatan jumlah penumpang bisa capai 17 persen. Tapi kalau dilihat dari kapasitas kapal 2.000 lebih, masih jauh. Kalau sekarang ini sekitar 900-an penumpang, kenaikannnya masih cukup,” bebernya.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak lagi membeli tiket ke calo. Melainkan ke loket resmi yang sudah ditetapkan. Pemberitahuan cara membeli tiket ini juga sudah disampaikan melalui spanduk di Pelabuhan Malundung.

“Beli tiket yang benar, di agen resmi. Jangan tergoda dengan orang yang menawarkan jasa, calo itu,” pintanya.

Setiap menjelang peningkatan arus penumpang di momen tertentu, seperti Idulfitri dan Nataru. Pihaknya juga melakukan ramp check atau inspeksi keselamatan untuk semua kapal yang hendak berlayar. Dalam kegiatan Nataru maupun saat Idulfitri, biasanya sebulan sebelumnya sudah dibentuk tim ramp check dari KSOP melakukan pengecekan terhadap semua yang ada di atas kapal.

Mulai dari sertifikat hingga peralatan yang digunakan. Selanjutnya hasil ramp check akan dikroscek lagi oleh tim dari pusat, di Direktorat Perkapalan dan Keperlautan, Kementerian Perhubungan.

“Kalau sudah selesai, hasil cek bagus semua berarti kapal dianggap baik dan layak. Ramp check dilakukan sekali sebelum pada saat kapal hendak berangkat. Pemeriksaan juga sebenarnya setiap hari, tapi pada Nataru dan Idulfitri dikhususkan ramp check,” jelasnya.

Sementara itu, General Manager Pelindo Tarakan Rio Dwi Santoso mengatakan kegiatan Nataru, sebagai penyedia jasa angkutan berupaya untuk melakukan perbaikan sistem dan fasilitas. Mulai dari penumpang masuk hingga penumpang keluar.

Ia juga menekankan kepada masyarakat yang hendak membeli tiket untuk tidak memanfaatkan calo. Beli tiket di counter resmi, untuk menghindari oknum yang sengaja memberikan jasa, namun malah jadi modus penipuan.

“Kami tidak merekomendasikan beli tiket ke petugas di pelabuhan. Tetapi ke counter resmi atau agen resmi dari operator kapal Pelni atau Sabuk Nusantara,” singkatnya. (sas/uno)


BACA JUGA

Selasa, 28 Maret 2023 07:31

Kasus Tambang Emas Ilegal Hasbudi, Barang Bukti Belum Dilelang

TANJUNG SELOR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan belum melelang barang…

Selasa, 28 Maret 2023 07:31

BI Kaltara Sediakan Uang Kartal Rp 922 M

TARAKAN - Berdasarkan hasil pengamatan melalui siklus tahunan, data menunjukkan…

Senin, 27 Maret 2023 10:27

“Gotong Royong” Bangun Kaltara, Tingkatkan Infrastruktur, Targetkan Koneksi Antardaerah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Pekerjaan Umum…

Senin, 27 Maret 2023 10:26

Penyelenggara Arus Mudik Wajib Lengkapi Fasilitas

TARAKAN–Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Kaltara akan melakukan pemantauan terhadap…

Minggu, 26 Maret 2023 11:53

Ada yang Bocor, Perbaikan Pipa Distribusi Air Baku Ditarget 2 Hari

TARAKAN - Satuan Kerja (Satker) Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan…

Minggu, 26 Maret 2023 11:51

Tunggu Keputusan KPU RI

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Jumat, 24 Maret 2023 08:55

Dirikan 5 TPS Khusus di Lapas

TARAKAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan, akhirnya menyiapkan 5…

Jumat, 24 Maret 2023 08:52

Awal Puasa, Penumpang Damri Sepi

TANJUNG SELOR - Memasuki awal puasa Ramadan 1444 Hijriah, tidak…

Kamis, 23 Maret 2023 18:35

Hilal Terhalang Gunung dan Awan Tebal

TANJUNG SELOR - Untuk menentukan awal Ramadan 1444 Hijriah/2023 Masehi, ditandai…

Kamis, 23 Maret 2023 10:43

Distribusi Terlambat, Harga Komoditas Pokok di Bulungan Meningkat

Memasuki bulan suci Ramadan, harga sejumlah bahan pokok penting (bapokting)…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers