MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Minggu, 06 Desember 2015 20:29
Nagih Jam Tangan Malah Dianiaya
LAPOR POLISI: Mulyadi didampingi istrinya saat melaporkan tindak penganiayaan di Mapolres Tarakan.

TARAKAN – Malang nasib Mulyadi (30), yang ingin menagih jam tangan malah menjadi korban penganiayaan oleh salah seorang temannya sendiri berinisial NG (29).

Kejadian itu berlangsung di Jalan Mulawarman, Sabtu (5/12) sekira Pukul 14.00 Wita.

Kepada pihak kepolisian, Mulyadi mengatakan awalnya, ia hendak menagih jam tangan yang dipinjam oleh NG. Namun, setibanya di rumah NG, keduanya sempat terlibat adu mulut.

“Karena NG tidak mau memberikan jam tangan yang dipinjamnya, kami berdua malah adu mulut,” jelas Mulyadi saat memberikan keterangan di Kantor Polisi.

Karena NG bersihkeras tidak mau memberikan jam tangan itu, maka Mulyadi pun mencoba mengalah dan berniat menagih di lain waktu. Namun, saat hendak pulang, tiba-tiba NG dari arah belakang memukul korban dengan tangan kosong.

“Dia (NG,red.) langsung memukul saya dari belakang, sehingga saya langsung tersungkur ke tanah. Tidak puas melihat saya terjatuh, NG masih tetap memukul di bagian wajah dan bagian leher saya. Setelah itu, NG pun langsung kabur,” terang Mulyadi sambil menahan rasa sakit.

Tidak terima perlakuan tersebut, Mulyadi didampingi keluarganya langsung melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi, dan pihak kepolisian pun langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Tarakan AKBP Dani Hamdani, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Iptu Hadi Sucipto, membenarkan tindak pidana penganiayaan tersebut.

“Laporannya sudah kami terima, kejadian ini masih dalam lidik dan anggota juga sedang melakukan pengejaran terhadap NG,” ungkap Hadi.

Ditambahkannnya, akibat penganiayaan yang dilakukan NG tersebut, Mulyadi mengalami luka di wajah bagian pelipis kiri dan kanan, sakit pada tenggorokan dan luka lecet di kaki kiri.

“Korban atas nama Mulyadi sudah dilakukan visum untuk keterangan tambahan penyidikan nantinya. Selain itu, karena jam tangan yang dibawa kabur NG tidak kembali, Mulyadi mengalami kerugian sebesar Rp 2,5 juta,” tutup perwira berpangkat balok dua ini.(*/ima/asa)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 26 September 2021 11:50

Kata Bupati PSN Harus Benar-Benar Dikawal

Bupati Bulungan Syarwani, meminta agar Program Strategis Nasional (PSN), harus…

Sabtu, 25 September 2021 19:05

Jadi Tolak Ukur Event Kesenian

TANJUNG SELOR – Sebelum menggelar agenda rutin tahunan, yakni Musik…

Sabtu, 25 September 2021 19:02

Progres KIPI Mesti Dikawal

TANJUNG SELOR – Program Strategis Nasional (PSN) untuk pembangunan Kawasan…

Jumat, 24 September 2021 20:38

6 Bulan PDPB Bertambah

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Bulungan mencatat ada 922 orang masuk…

Kamis, 23 September 2021 16:58

Gangguan Jaringan Berangsur Teratasi

TANJUNG SELOR – Selama pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), tiga…

Kamis, 23 September 2021 16:37

Antisipasi Terpapar, Panitia SKD Di-Swab

TANJUNG SELOR – Pemeriksaan swab antigen tidak hanya diberlakukan kepada…

Kamis, 23 September 2021 16:29

Perbaikan Butuh Waktu 2-4 Pekan

TERJADINYA gangguan jaringan internet dalam beberapa hari belakangan ini, menghambat…

Kamis, 23 September 2021 15:28

APBD Bulungan Naik Puluhan Miliar di Perubahan

TANJUNG SELOR–Pembahasan anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P), terus dikejar.…

Kamis, 23 September 2021 15:27

Mina Padi di Salimbatu Berdampak Positif

TANJUNG SELOR–Bupati Bulungan Syarwani belum lama ini meninjau panen ikan…

Senin, 20 September 2021 20:51

2 Desa Belum Teraliri Listrik

TANJUNG SELOR – Hingga saat ini masih ada desa yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers