MANAGED BY:
RABU
08 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Senin, 05 September 2016 11:09
Komitmen Kembangkan Energi Terbarukan, Gubernur Paparan di Forum GCF
KEHORMATAN: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menjadi pembicara dalam forum pertemuan anggota GCF di Hotel Fiesta Americana, Jalisco, Guadalajara, Mexico, belum lama ini.

PROKAL.CO, GUADALAJARA - Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mendapatkan kehormatan menjadi pembicara dalam forum pertemuan anggota Satuan Tugas Gubernur untuk Iklim dan Hutan atau The Governors’ Climate and Forests Task Force (GCF) di ruang pertemuan Hotel Fiesta Americana, Jalisco, Guadalajara, Mexico, belum lama ini.

Kepada delegasi GCF yang beranggotakan 34 negara bagian atau provinsi dari 11 negara di dunia, Irianto memaparkan potensi dan peluang, serta komitmen Kaltara terkait posisi dan peran Kaltara dalam konstelasi pemanasan global dan perubahan iklim global saat ini hingga di masa depan.  

“Dengan potensi sosial budaya dan kekayaan alamnya, Kaltara akan mampu memberikan kontribusi yang positif dan konkret bagi upaya penurunan emisi karbon global atau efek negatif gas rumah kaca,” ujar Irianto, Minggu (4/9).

Melihat kondisi dan potensi Kaltara, lanjut Irianto, dirinya sejak menjabat sebagai Penjabat Gubernur Kaltara 2013 lalu, berkomitmen akan mengembangkan sumber energi terbarukan. Telah dicanangkan pembangunan PLTA Peso di Sungai Kayan dengan Kapasitas 6.120 MW oleh PT Kayan Hidro Energi, PLTA Sempayang di Sungai Mentarang dengan Kapasitas 3.340 MW oleh  PT Kalimantan Electricity dan  PLTA Sembakung di Sungai Sembakung dengan Kapasitas 4.000 MW oleh PT Hannergi Power Indonesia. Semua pembangkit ini akan di bangun oleh pihak swasta yang bersedia menanamkan modalnya di Kaltara.

“Sumber energi untuk listrik bisa didapat dari air, batu bara, dan migas. Dan Kaltara memiliki itu semua,” sebutnya.

Energi lain, lanjut Irianto, selain potensi air sungai yang dimiliki Kaltara berupa potensi biofuel dari 200.000 hektare kebun sawit yang sudah produksi. Potensi energi 2.000 hektare rumput laut, potensi gas 23 triliun kaki kubik, dan potensi batu bara untuk PLTU.

Selain itu, dipaparkan juga kepada para delegasi bahwa di Kaltara telah dilakukan inovasi dan kreasi berupa sistem peningkatan kalori batu bara yang dilakukan oleh PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) dengan PT ZJG Resources Technology.

Batu bara yang awalnya memiliki kalori 3.100 kkal dengan menggunakan teknologi dapat ditingkatkan kualitasnya menjadi 4.200 kkal. Hal ini tentu memberikan nilai tambah berupa nilai jual batu bara karena sangat diminati pasar internasional. Selain itu, kreasi dan inovasi yang dilakukan memberikan dampak positif bagi lingkungan karena menurunnya jumlah polutan dari hasil pembakaran batu bara.

“Rencananya berproduksi dengan input batubara 1,2 juta ton per tahun dan output-nya akan mendapatkan 1 juta ton per tahun. Bersama PT ZJG, mereka akan bekerja sama selama 20 tahun dan jika telah stabil dan menghasilkan kualitas batubara yang baik, maka direncanakan akan dilanjutkan dengan kerja sama tahap kedua untuk peningkatan produksi,” bebernya.

Sumber energi yang melimpah di Kaltara harus dimanfaatkan demi kepentingan masyarakat Kaltara sendiri dan nasional. Irianto menilai kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Kaltara juga dapat menjadi solusi untuk memecahkan krisis listrik yang selama ini kerap terjadi. Bahkan visi-misi menjadikan Provinsi Kaltara sebagai lumbung energi nasional akan menjadi kenyataan.

Karena itu, lanjut Irianto, dukungan pemerintah pusat sangat diharapkan guna mewujudkan Kaltara menjadi provinsi energi. Kebijakan pemerintah pusat diharapkan dapat mendorong promosi Kaltara sehingga menarik banyak pihak untuk datang, khususnya para investor.

Gubernur berkeinginan menjadikan Kaltara provinsi energi berbasis konservasi. Artinya, tidak hanya memanfaatkan potensi besar energi yang dimiliki, tapi juga turut memperhatikan prinsip kelestarian dan konservasi alam suatu lingkungan agar tidak habis sekarang. Dengan demikian, potensi tersebut bisa diwariskan secara berkelanjutan.

“Tentunya, kami juga berkomitmen untuk meningkatkan upaya penegakan hukum pada kegiatan perusakan lingkungan hidup dan kehutanan, sekaligus pembinaan masyarakat desa dan masyarakat adat dalam menjaga dan memelihara kelestarian hutan tropis dan lingkungan hidup,” ujarnya. (hmsprov)


BACA JUGA

Rabu, 08 April 2020 17:30

Tekan Penyebaran Corona, Gubernur Keluarkan 3 Kebijakan

TANJUNG SELOR — Sebelum pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)…

Rabu, 08 April 2020 17:24

Alokasikan Rp 23 Miliar untuk Pembangunan 3 Akses Jalan

TANJUNG SELOR — Di tengah fokus Pemerintah Daerah melakukan pencegahan…

Rabu, 08 April 2020 16:38

Mendagri Sebut Kaltara Sumbang Industri Kecil APD

TANJUNG SELOR — Mewakili Gubernur Kaltara, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan…

Selasa, 07 April 2020 17:26

1.387 Ekor Sapi Siap Potong

TANJUNG SELOR - Konsumsi daging ayam dan daging sapi pada…

Selasa, 07 April 2020 17:24

21 Ribu Orang Berhak Dapat Kartu Prakerja

TANJUNG SELOR - Sebanyak 3.334 orang telah terdaftar untuk menerima…

Selasa, 07 April 2020 17:14

Jelang Ramadan dan Idulfitri, 11 Komoditi Strategis di Kaltara Masih Aman

TANJUNG SELOR – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, yaitu bulan…

Selasa, 07 April 2020 17:12

Pemprov Salurkan Bankeu Melalui RKUD Kabupaten/Kota

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), melalui…

Senin, 06 April 2020 15:17

Ditengah Covid-19, Serapan APBN Tembus Rp 564 Miliar

TANJUNG SELOR - Meskipun Corona Disease 19 (Covid-19) menerpa sejumlah…

Senin, 06 April 2020 15:15

OPD Diminta Bekerja Terintegrarsi

TANJUNG SELOR - Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie memimpin…

Senin, 06 April 2020 15:14

Kaltara Terima 4000 Set APD, Hari Ini Didistribusikan

TANJUNG SELOR – Setelah sebelumnya diterima 2000 set Alat Pelindung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers