MANAGED BY:
RABU
08 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Selasa, 06 September 2016 14:30
Berantas Kemisikinan dan Wariskan Kesejahteraan

Pemprov Komitmen Lakukan Pembangunan Berkelanjutan

IKUT BERPERAN: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie (dua kanan) saat menghadiri GCF, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, GUADALAJARA - Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengatakan, sebagai anggota baru Satuan Tugas Gubernur untuk Iklim dan Hutan atau The Governors’ Climate and Forests Task Force (GCF), Kaltara menghendaki adanya keseimbangan dan keadilan antara upaya melestarikan alam dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat lokal atau adat di dalam dan di sekitar hutan.

 

“Kita juga mengajak masyarakat global untuk tidak saja mewariskan kelestarian alam bagi generasi selanjutnya, tetapi sekaligus memberantas kemiskinan dan mewariskan kesejahteraan yang seimbang dan berkeadilan bagi generasi selanjutnya,” ujar Irianto, Senin (5/9).

Menjaga keseimbangan alam, lanjut Irianto, perlu aksi nyata bersama karena dampaknya telah dirasakan umat manusia. Proses alam yang sebelumnya berjalan normal menjadi tidak sehat sejak manusia memasuki proses industri. Memasuki era pemanfaatan energi yang tidak dapat diperbarahui, mulai dilakukan pembakaran batu bara, minyak dan gas bumi secara berlebihan untuk menghasilkan bahan bakar dan listrik. Proses tersebut ternyata menghasilkan gas buangan berupa karbon dioksida. Otomatis, kadar lapisan gas rumah kaca yang menahan dan memantulkan kembali udara panas ke bumi menjadi semakin banyak.

 

“Saat ini, sudah terasa dampaknya. Kita menyaksikan di media elektronik bagaimana masyarakat di Eropa tersiksa hidupnya ketika suhu menjadi luar biasa panas sehingga menimbulkan korban jiwa akibat dehidrasi,” ujarnya.

 

Kondisi tersebut, menurutnya, bukan masalah yang sepele. Sebab, para ahli lingkungan sudah melakukan penelitian dan hasilnya cukup mengerikan dimana salju dunia secara keseluruhan sudah mengalami pengurangan. Hasilnya bisa diprediksi dimana volume air yang mengalir ke lautan akan semakin tinggi sehingga otomatis menaikkan permukaan laut.

 

Irianto menambahkan, pemanasan global, suhu udara meningkat, melelehnya salju dunia, serta naiknya permukaan laut pada akhirnya berdampak pada perubahan iklim di muka bumi. Salah satu dampak yang dirasakan dan dikeluhkan masyarakat di Tanah Air berupa kesulitan mendapatkan air bersih dimana salah satunya disebabkan datangnya musim kemarau yang lebih lama dari seharusnya. Akibatnya, air tanah menjadi langka karena belum mendapatkan pasokan baru dari hujan.

 

“Posisi dan peran Kaltara dalam konstelasi pemanasan global dan perubahan iklim global saat ini dan di masa depan sangat jelas. Keberadaan Taman Nasional Kayan Mentarang seluas 1,3 juta yang masih terjaga dengan baik dan berfungsi sebagai paru-paru dunia seharusnya dihargai dan direspons masyarakat dunia dengan memberikan kontribusi bagi Kaltara yang telah mempertahankannya,” jelasnya.

 

Keberadaan masyarakat lokal atau adat di dalam dan di sekitar hutan, lanjut Irianto, tidak boleh ditinggalkan. Upaya pelestarian alam, lingkungan dan kehutanan pada khususnya haruslah seimbang dengan pembinaan serta pengembangan masyarakatnya. Mereka hendaknya diberikan perhatian khusus agar dapat memanfaatkan potensi lokal untuk kesejahteraannya.

Dalam proses pembangunan berkelanjutan, kata Irianto, Pemprov Kaltara berkomitmen dan berusaha menyatukan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup agar sinergi dalam rangka peningkatan kualitas masyarakat. Dengan demikian, pembangunan difokuskan di antaranya pertumbuhan dan pemerataan serta mencakup pemberdayaan, peran serta dan kebersamaan. Sementara ramah lingkungan bertujuan untuk integritas ekosistem, hemat sumber daya alam, dan pelestarian keanekaragaman hayati sebagai bentuk respons atas isu global. (hmsprov)


BACA JUGA

Selasa, 07 April 2020 17:26

1.387 Ekor Sapi Siap Potong

TANJUNG SELOR - Konsumsi daging ayam dan daging sapi pada…

Selasa, 07 April 2020 17:24

21 Ribu Orang Berhak Dapat Kartu Prakerja

TANJUNG SELOR - Sebanyak 3.334 orang telah terdaftar untuk menerima…

Selasa, 07 April 2020 17:14

Jelang Ramadan dan Idulfitri, 11 Komoditi Strategis di Kaltara Masih Aman

TANJUNG SELOR – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, yaitu bulan…

Selasa, 07 April 2020 17:12

Pemprov Salurkan Bankeu Melalui RKUD Kabupaten/Kota

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), melalui…

Senin, 06 April 2020 15:17

Ditengah Covid-19, Serapan APBN Tembus Rp 564 Miliar

TANJUNG SELOR - Meskipun Corona Disease 19 (Covid-19) menerpa sejumlah…

Senin, 06 April 2020 15:15

OPD Diminta Bekerja Terintegrarsi

TANJUNG SELOR - Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie memimpin…

Senin, 06 April 2020 15:14

Kaltara Terima 4000 Set APD, Hari Ini Didistribusikan

TANJUNG SELOR – Setelah sebelumnya diterima 2000 set Alat Pelindung…

Senin, 06 April 2020 15:12

Pastikan Akses Kaltara-Kaltim Tak Terganggu

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menindaklanjuti kabar…

Sabtu, 04 April 2020 15:14

Media Televisi Lokal Kembali Beroperasi

TARAKAN - Hadirnya Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Media Telekomunikasi memberikan…

Jumat, 03 April 2020 16:43

Manfaatkan WFH Untuk Menjaga Kebugaran

TANJUNG SELOR – Kebijakan work from home (WFH) sudah diterapkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers