MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Jumat, 18 Desember 2015 16:02
Musim Hujan, Waspada DBD
INCAR ANAK-ANAK: Anak-anak paling rentan terkena demam berdarah. Tampak pasien DBD yang sedang dirawat di RSUD Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor.

TANJUNG SELOR – Musim hujan, identik dengan beberapa penyakit. Misal, demam berdarah dengue (DBD) yang tak jarang dapat merenggut nyawa si penderita yang tertular virus gigitan nyamuk aedes aegypti itu.

Sepanjang Desember ini, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor, mencatat sudah 10 warga yang menjalani rawat inap karena terkena DBD. Bahkan, hingga Kamis (17/12), masih ada dua pasien yang menjalani rawat inap.

Dikatakan Priyanto, Kepala Sub Bagian Reka Medik RSUD Soemarno Sosroatmodjo, November lalu, jumlah kasus DBD bahkan lebih banyak. Penderitanya rata-rata berusia belia.

“Alhamdulillah semuanya bisa ditangani. Karena warga sebagian besar juga sudah memiliki pemahaman yang bagus soal DBD. Jadi ketika datang tidak dalam keadaan parah,” ujar Priyanto.

Sepanjang tahun ini pun, lanjutnya, belum pernah ada penderita DBD yang kondisinya masuk kategori grade 4. “Rata-rata yang datang tidak telat dan yang terparah hanya sampai grade 3, belum sampai grade 4. Dan yang mayoritas adalah gejala saja,” ungkapnya.

Disebutkannya, jumlah penderita DBD dari Januari hingga November sebanyak 104 kasus. Pasien terbanyak anak-anak yang mencapai 90 kasus. Sementara remaja dan dewasa hanya 14 kasus.

Terpisah, Aryani Arsyad, Kepala Dinas Kesehatan Bulungan, mengimbau kepada masyarakat khususnya  bagi para orangtua agar mensterilkan rumah atau lingkungan sekitarnya dengan menyemprotkan pembasmi nyamuk. Tak lupa membersihkan bak mandi dan menaburkan serbuk abate agar jentik nyamuk mati.

Ia juga menyarankan agar menggunakan kelambu serta memakai lation antinyamuk. Selain itu, masyarakat diimbau agar menanam tanaman antinyamuk di pekarangan rumah sepertai serai wangi dan lavender.

“Yang terpenting adalah membiasakan hidup bersih dan semoga dengan adanya program zero DBD, ke depannya kasus DBD akan semakin berkurang,” ujar Aryani. (*/hny/*/fen/har)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 26 September 2021 11:50

Kata Bupati PSN Harus Benar-Benar Dikawal

Bupati Bulungan Syarwani, meminta agar Program Strategis Nasional (PSN), harus…

Sabtu, 25 September 2021 19:05

Jadi Tolak Ukur Event Kesenian

TANJUNG SELOR – Sebelum menggelar agenda rutin tahunan, yakni Musik…

Sabtu, 25 September 2021 19:02

Progres KIPI Mesti Dikawal

TANJUNG SELOR – Program Strategis Nasional (PSN) untuk pembangunan Kawasan…

Jumat, 24 September 2021 20:38

6 Bulan PDPB Bertambah

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Bulungan mencatat ada 922 orang masuk…

Kamis, 23 September 2021 16:58

Gangguan Jaringan Berangsur Teratasi

TANJUNG SELOR – Selama pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), tiga…

Kamis, 23 September 2021 16:37

Antisipasi Terpapar, Panitia SKD Di-Swab

TANJUNG SELOR – Pemeriksaan swab antigen tidak hanya diberlakukan kepada…

Kamis, 23 September 2021 16:29

Perbaikan Butuh Waktu 2-4 Pekan

TERJADINYA gangguan jaringan internet dalam beberapa hari belakangan ini, menghambat…

Kamis, 23 September 2021 15:28

APBD Bulungan Naik Puluhan Miliar di Perubahan

TANJUNG SELOR–Pembahasan anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P), terus dikejar.…

Kamis, 23 September 2021 15:27

Mina Padi di Salimbatu Berdampak Positif

TANJUNG SELOR–Bupati Bulungan Syarwani belum lama ini meninjau panen ikan…

Senin, 20 September 2021 20:51

2 Desa Belum Teraliri Listrik

TANJUNG SELOR – Hingga saat ini masih ada desa yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers