MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

OLAHRAGA

Minggu, 05 Maret 2017 13:48
Bertarung Sengit di Babak Penyisihan

Bupati Bulungan Buka Kejurda Road Race Seri I

ADU CEPAT: Puluhan pebalap dari dan luar Kaltara, saling beradu cepat dalam penyisihan Kejurprov Road Race Putaran I Kaltara – IRC Bupati Bulungan Cup 2017. Sirkuit Bumi Rahayu jadi saksi kengototan tiap pebalap untuk beraksi di final hari ini.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kejuaraan daerah (Kejurda) Road Race Seri I melombakan 16 kelas resmi dimulai, kemarin (4/3), yang berlangsung di Sirkuit Permanen Bumi Rahayu KM 9 Tanjung Selor. Bupati Bulungan Sudjati membuka resmi ajang adu cepat kuda besi di lintasan tersebut.

Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kaltara menargetkan sebanyal 150 pembalap, baik dari Kaltara maupun luar Kaltara. Namun, dikarenakan sebagian pembalap asal luar Kaltara tengah persiapan untuk kejuaraan lain di Samarinda, Kaltim. Sehingga tidak bisa meramaikan kejurda kali ini.

Ketua IMI Kaltara Sulis Krisbowo menyebutkan, jumlah peserta yang tampil tidak sesuai target yang diinginkan. Hal itu dapat dimaklumi, karena padatnya kejuaraan yang akan dilakukan berselang beberapa hari.

Sebelumnya, Kabupaten Berau telah melaksanakan kejuaraan road race pada akhir Februari lalu. “Sebagian pembalap yang usai tampil di Berau memutuskan kembali ke Samarinda, untuk persiapan kejuaraan minggu depan,” ujar Krisbowo kepada media ini, Sabtu (4/3).

Meskipun demikian, ada beberapa pembalap luar Kaltara yang ambil bagian pada kejurda ini. Diantaranya, pembalap Kutai Barat (Kubar), Kutai Timur (Kutim), Bontang, Balikpapan, Samarinda dan Paser Penajam Utara (PPU). Krisbowo menilai, antusias pembalap Kaltara sendiri sangat tinggi.

Hal yang paling menonjol untuk kelas MP 6, dengan batasan usia pembalap 12-16 tahun. Menurutnya, ajang ini juga dijadikan sebagai pencarian bibit berpotensi di wilayah Kaltara.  Kejuaraan ini, IMI Kaltara ke depannya mempersiapkan pembalap-pembalap untuk menghadapi kejuaraan nasional (Kejurnas) regional Kalimantan.

Namun, sebelum tampil di kancah nasional, pembalap pemula perlu mendapatkan pembinaan. “Hasil dari kejurda ini kita bisa melakukan pembinaan terhadap mereka (pembalap). Bahkan rencananya kita datangkan pelatih nasional untuk lakukan coaching clinic,” ungkapnya.

Dengan coaching clinic tersebut, IMI Kaltara memberikan pelatihan secara cuma-cuma. Agar sejumlah pembalap pemula bisa memperoleh pelajaran di dunia balap dengan baik. “Kita ingin mencari sebanyak-banyaknya bibit pembalap di Kaltara. Untuk tahun ini agenda kegiatan kejuaraan akan padat,” tambahnya.

Dia juga mengatakan, adanya coaching clinic dapat meningkatkan pengetahuan pembalap pemula. Agar ke depan bisa mengukir prestasi bagi Kaltara. Usai kejurda seri I, berlanjut pada kejurda grasstrack di Sebatik, Kabupaten Nunukan. Perlunya menyelenggarakan di Sebatik, karena merupakan wilayah perbatasan dan memiliki sejumlah pembalap berpotensi.

“Hari ini (kemarin) merupakan babak penyisihan, besok (hari ini) baru memasuki partai puncak. Meski babak penyisihan, persaingan ketat sudah terlihat. Karena beberapa pembalap saling adu gengsi menjadi yang terdepan,” kata Krisbowo.

Sementara itu, Bupati Bulungan Sudjati menyambut baik pelaksanaan kejurda road race seri I. Potensi pembalap-pembalap Kaltara, khususnya Bulungan berpotensi untuk mengukir prestasi. Bahkan ada pembalap Bulungan yang pernah mengikuti seleksi PON. “Kejurda ini sekaligus menjaring bibit pembalap. Pembalap Bulungan bahkan mampu bersaing dengan pembalap luar Kaltara,” tandasnya. (sos/uno)


BACA JUGA

Rabu, 25 November 2015 18:45

Masjid Al-Ikhlas Dirusak

<p><strong>TARAKAN</strong> &ndash; Diduga mengalami gangguan jiwa, Muhammad Fathur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers