MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Kamis, 31 Desember 2015 18:29
Pemprov Gelontorkan Rp 9 Miliar untuk SOA
AKSES SULIT: Kabupaten Malinau memiliki wilayah pedalaman yang masyarakatnya akan mendapatkan subsidi ongkos angkut dari provinsi.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Besarnya ongkos angkut muatan barang melalui jalur udara maupun darat di wilayah perbatasan, tidak akan dipersoalkan lagi oleh masyarakat. Pasalnya tahun depan, Pemprov Kaltara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltara akan mengucurkan anggaran sebesar Rp 9 miliar untuk Subsidi Ongkos Angkut (SOA) barang di Nunukan dan Malinau.

“Hasil dari evaluasi selama 2015, besarnya ongkos angkut membuat nilai barang yang ada di perbatasan menjadi mahal. Oleh karenanya, kami memiliki program yaitu memberikan subsidi ongkos barang,” ungkap Haerumuddin, Kepala Disprindagkop Kaltara, saat ditemui Bulungan Post di ruang kerjanya, Rabu (30/12).

Dikatakannya, apabila pengusaha yang mendistribusikan barang dagangan di wilayah perbatasan tentu mahal. Oleh karena itu, pemerintah mempunyai alternatif memberikan subsidi ongkos angkut barang tersebut. “Nantinya kami yang fasilitasi para agen-agen itu untuk mendistribusikan barang dagangan ke wilayah perbatasan, sementara ongkos angkutnya menjadi tanggungan pemerintah melalui subsidi tadi,” jelasnya.

Dengan adanya SOA tersebut, masyarakat di wilayah perbatasan yang terisolir akan menikmati harga barang yang relatif lebih murah. Sesuai dengan harga agen yang ada di Tarakan. “Kan selama ini barang-barang yang ada di perbatasan terlalu mahal, karena ongkos angkutnya yang mahal. Jadi perlu ada subsidi untuk ongkos angkut,” ungkapnya.

Sementara, untuk anggaran Rp 9 miliar tersebut diperuntukan untuk wilayah perbatasan seperti Krayan, Lubis Ogong dan wilayah yang aksesnya terisolir. “Jadi tidak semua perbatasan, tapi perbatasan yang memang sulit untuk dijangkau,” katanya.

“Mudah-mudahan di tahun 2016, dapat menutupi kebutuhan warga di perbatasan untuk ongkos angkut. Tapi untuk harga barang tetap seperti harga yang ada di agen tersebut,” jelasnya.

Senada, Kepala Bidang Perhubungan Darat dan Udara, Dishubkominfo Kaltara Aswandi,  mengungkapkan untuk masyarakat perbatasan yang ada di Nunukan dan Malinau, mendapatkan anggaran subsidi ongkos angkut.

“Ya, anggaran ini diprioritaskan untuk di perbatasan. Tujuannya ini untuk mengoptimalkan regulasi barang dagangan di wilayah perbatasan,” pungkasnya. (*/san/udi)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers