MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

OLAHRAGA

Senin, 20 Maret 2017 13:24
Tak Terawat, Dianggap Mubazir

Dewan Sarankan Dibuka untuk Umum

KURANG TERAWAT: Stadion Andi Tjatjok yang memiliki kapasitas 15 ribu penonton. Stadion ini satu dari beberapa stadion yang ada di Kaltara.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pembangunan sejumlah fasilitas olahraga yang menelan anggaran cukup besar, namun tidak dirawat dengan baik, sangat disayangkan Wakil Ketua Komisi II DPRD Bulungan Amsal Anwar.

Menurut politisi Partai Golkar ini, fasilitas-fasilitas olahraga tersebut seharusnya dimanfaatkan oleh pemerintah daerah. Ia yakin jika fasilitas olahraga yang ada dimanfaatkan, bisa menjadi sumber pendapatan bagi daerah.

Misal, kata dia, gedung tenis indoor dibuka untuk umum dengan menerapkan sistem sewa. Selanjutnya biaya sewa tersebut salah satunya digunakan untuk pemeliharaan fasilitas olahraga.

Dengan demikian, lanjutnya, untuk pemeliharaan fasilitas olahraga tidak semata-mata bergantung pada APBD. “Apalagi sekarang defisit anggaran. Seharusnya pemerintah daerah bisa menerapkan hal itu, jadi pemeliharaan tidak tergantung anggaran. Selama ini penggunaan gedung fasilitas olahraga ketika ada event-event saja yang sifatnya eksklusif,” ujarnya, Minggu (19/3).

Dia juga mengatakan, seharusnya fasilitas olahraga yang dibangun Pemkab Bulungan tidak hanya digunakan oleh kalangan elite saja. Jika itu yang diberlakukan, maka kesannya pembangunan fasilitas olahraga jadi mubazir karena hanya dinikmati oleh segelintir orang.

Apalagi, lanjutnya, pembangunan tidak dibarengi dengan perawatan dan akhirnya mengalami kerusakan. “Padahal dengan adanya fasilitas olahraga dapat dilakukan pembinaan terhadap atlet-atlet, termasuk mencari bibit-bibit yang berpotensi untuk mengharumkan Bulungan di bidang olahraga,” ujarnya.

“Bagian aset harus melakukan pendataan terhadap fasilitas olahraga dan dilakukan evaluasi menyeluruh agar perawatan dapat dilakukan dan fasilitas dipergunakan dengan baik,” sambungnya.

Diwartakan sebelumnya, fasilitas olahraga seperti gedung tenis indoor, stadion sepak bola, dan sirkuit di Desa Bumi Rahayu, tampak kurang mendapat perhatian. Di beberapa bagian telah mengalami kerusakan.

Gedung tenis indoor, misalnya. Dari pantauan media ini, Sabtu (18/3), kesan tak terawat sudah mulai terlihat ketika memasuki kawasan gedung yang pernah digunakan untuk konser grup musik God Bless pada tahun lalu.

Cat di bagian depan gedung sudah mulai pudar dan mengelupas. Kanopi yang berada di atas pintu masuk, juga tembus memandang langit. Hanya sebagian kerangka yang masih tertutup. Beberapa plafon juga rusak karena rembesan air hujan.

Sedangkan di Stadion Andi Tjatjok, kesan yang sama juga langsung tersaji ketika ingin naik ke tribun utama. Tampak plafon di bagian depan bolong-bolong. Cat di beberapa bagian tribun juga telah memudar. (uno/fen)


BACA JUGA

Rabu, 25 November 2015 18:45

Masjid Al-Ikhlas Dirusak

<p><strong>TARAKAN</strong> &ndash; Diduga mengalami gangguan jiwa, Muhammad Fathur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers