MANAGED BY:
RABU
08 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Minggu, 03 Januari 2016 17:36
Sektor Perkebunan Peringkat Teratas

Penempatan Tenaga Kerja di Bulungan

LAPANGAN PEKERJAAN: Perkebunan kepala sawit, jadi sektor usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja di Bulungan.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bulungan, membagi jenis pekerjaan dalam dua bidang, formal seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan informal yang di antaranya pertanian, perkebunan, industri, pertambangan dan perikanan.

Berdasarkan data yang terdapat di Disnakertrans, sektor usaha bidang pertanian, perkebunan, kehutanan dan perikanan paling banyak menempatkan pekerja. Sektor tersebut menduduki peringkat teratas dalam penempatan pekerja sejak 2013 hingga 2015.

Apalagi potensi pertanian dan perkebunan di Bulungan dinilai cukup bagus untuk pengembangan sektor tersebut. Dikatakan, Kepala Bidang Pemberdayaan Tenaga Kerja Disnakertrans Bulungan, Normansyah, paling banyak menyerap tenaga kerja di sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit.

Sektor tersebut menyerap tenaga kerja lebih banyak ketika memasuki musim panen kelapa sawit. Dibutuhkan hingga ribuan tenaga kerja. “Sistem yang dilakukan perusahaan dengan merekrut tenaga harian lepas, bisa mencapai 1.500 tenaga kerja,” terang Normansyah saat dikonfirmasi Bulungan Post.

Lebih lanjut, perusahaan tentu melihat pangsa pasar untuk sektor perkebunan. Hal itu guna meningkatkan sumber daya manusia, karena potensi pengembangan sektor perkebunan saat ini masih menjanjikan.

Normansyah membeberkan, tahun 2014 lalu, telah memberikan pelatihan kepada 48 tenaga kerja. Pelatihan terdiri dari operator alat berat (15 orang, instalasi listrik dan industri (16 orang), otomotif (8 orang) dan pengolahan (9 orang). Diakuinya, bagi tenaga kerja yang telah mengikuti pelatihan khusus operator alat berat telah mengantongi sertifikasi.

Pelatihan diperlukan agar dapat bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah. Sedangkan pada tahun 2015, memberikan pelatihan kepada 96 orang, rincian 85 laki-laki dan 11 perempuan. “Pelatihan yang mereka terima untuk dua bidang, kompetensi dan wirausaha. Persyaratan mengikuti pelatihan sudah ditentukan dan melalui tahapan seleksi,” urainya.

Sementara itu, wilayah kecamatan yang paling banyak terdapat perusahaan yakni di Kecamatan Bunyu dan Tanjung Palas Timur. Diperkirakan memasuki tahun 2016 ini, perusahaan mulai membangun di Kecamatan Peso. Karena di wilayah tersebut akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

“Tentu dengan akan dibangunnya PLTU membutuhkan tenaga kerja yang tak sedikit. Baik untuk tenaga kerja kasar maupun yang profesional. Apalagi kita akan menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN, tenaga kerja lokal harus bisa bersaing,” tutupnya. Bila PLTU sudah berjalan, setidaknya telah mendapatkan tenaga kerja yang terlatih. (*/uno/udi)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers