MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Jumat, 20 November 2015 18:15
Hari Ini, Buruh Demo Besar-besaran

Tuntut Kenaikan UMK

TUNTUT KENAIKAN UMK: Perwakilan buruh memberikan pandangannya pada rapat tim perumus UMK di kantor Wali Kota Tarakan, kemarin (19/11).

TARAKAN – Tim perumus yang dibentuk Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan untuk merumuskan besaran upah minimum kota (UMK) 2016, belum mencapai kesepakatan setelah dua hari menggelar rapat. Belum jelasnya besaran UMK membuat serikat buruh kesal dan mengancam bakal turun ke jalan untuk menuntut kenaikan UMK.

“Teman-teman dari serikat buruh, besok (hari ini, Red.) akan melakukan aksi demo. Ada sekitar 2.000-an orang, sesuai dengan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian,” ujar Jhonly, perwakilan serikat buruh, usai rapat.

Berdasarkan rencana, aksi demo akan dilakukan di kantor Wali Kota Tarakan karena serikat buruh menuntut Wali Kota Tarakan segera mengambil sikap akan besaran UMK. 

“Mekanisme terkait masalah aksi, kita sudah penuhi. Kita satu tempat saja karena kita akan mendesak pak wali agar menetapkan UMK 2016,” imbuhnya.

Sebelumnya, hasil rapat yang digelar sejak Rabu (18/11), belum menghasilkan kesepakatan. Pada rapat yang digelar Rabu, serikat buruh tetap mengajukan kenaikan UMK menjadi Rp 3.446.100. Sedangkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Tarakan bertahan di angka Rp 2.571.100 yang merupakan besaran UMK 2015.

Begitu pun dengan hasil rapat kemarin yang belum menuju pada kesepakatan angka. Serikat buruh menginginkan UMK tetap naik meski penawaran yang diajukan turun dari Rp 3.446.100 menjadi Rp 3.322.807. “Secara prinsip kita tetap menuntut UMK naik,” tegas Jhonly.

Sementara Apindo tetap di angka yang sama. “Kami tidak bisa naik, karena acuan kami ke KHL dan UMP Kaltara. Jadi tidak tepat. Kalau pun dipaksakan akhirnya sebab dan akibatnya akan muncul,” tegas Ketua Apindo Tarakan, Zaini Mukmin.

Pemerintah kota Tarakan melalui Asisten III Bidang Kesejahteran Sosial Maryam mengungkapkan, pihaknya masih terus menempuh upaya damai dalam mencari kata sepakat.

“Pokoknya tim jangan lelah, tetap memediasi seterusnya sampai menuju angka titik yang diinginkan bersama,” ujar Maryam, ditemui usai menghadap Wali Kota Tarakan, Sofian Raga. (*/mrs/udi)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 26 September 2021 11:50

Kata Bupati PSN Harus Benar-Benar Dikawal

Bupati Bulungan Syarwani, meminta agar Program Strategis Nasional (PSN), harus…

Sabtu, 25 September 2021 19:05

Jadi Tolak Ukur Event Kesenian

TANJUNG SELOR – Sebelum menggelar agenda rutin tahunan, yakni Musik…

Sabtu, 25 September 2021 19:02

Progres KIPI Mesti Dikawal

TANJUNG SELOR – Program Strategis Nasional (PSN) untuk pembangunan Kawasan…

Jumat, 24 September 2021 20:38

6 Bulan PDPB Bertambah

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Bulungan mencatat ada 922 orang masuk…

Kamis, 23 September 2021 16:58

Gangguan Jaringan Berangsur Teratasi

TANJUNG SELOR – Selama pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), tiga…

Kamis, 23 September 2021 16:37

Antisipasi Terpapar, Panitia SKD Di-Swab

TANJUNG SELOR – Pemeriksaan swab antigen tidak hanya diberlakukan kepada…

Kamis, 23 September 2021 16:29

Perbaikan Butuh Waktu 2-4 Pekan

TERJADINYA gangguan jaringan internet dalam beberapa hari belakangan ini, menghambat…

Kamis, 23 September 2021 15:28

APBD Bulungan Naik Puluhan Miliar di Perubahan

TANJUNG SELOR–Pembahasan anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P), terus dikejar.…

Kamis, 23 September 2021 15:27

Mina Padi di Salimbatu Berdampak Positif

TANJUNG SELOR–Bupati Bulungan Syarwani belum lama ini meninjau panen ikan…

Senin, 20 September 2021 20:51

2 Desa Belum Teraliri Listrik

TANJUNG SELOR – Hingga saat ini masih ada desa yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers