MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

OLAHRAGA

Rabu, 26 April 2017 12:55
Sarpras Olahraga Kini Dikelola Disparpora
BERALIH KEWENANGAN: Lapangan sepakbola di Jalan Ahmad Yani salah satu aset kini dikelola Disparpora Bulungan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sejumlah aset Pemkab Bulungan berupa sarana dan prasarana olahraga tidak lagi dikelola Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bulungan. Terbitnya surat keputusan (SK) Bupati Bulungan tentang sarana dan prasarana olahraga, kini kewenangan pengelolaan aset tersebut diserahkan ke Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Bulungan.

“SK Bupati telah dikeluarkan. Jadi semua aset sarana dan prasarana olahraga bukan lagi kewenangan BPKAD. Pengelolaannya sudah menjadi kewenangan Disparpora,” terang Tumanggor, Kepala BPKAD Bulungan, Selasa (25/4).

Selain itu, perawatan sarana dan prasarana olahraga itu termasuk untuk mengelola retribusi juga menjadi kewenangan Disparpora. “SK itu sendiri sudah diterbitkan sejak pertengahan April ini. Tinggal bagaimana Disparpora mengelola dengan baik,” imbuhnya.

Menurut Tumanggor, rata-rata fasilitas olahraga mengalami kerusakan dikarenakan tidak adanya perawatan. Perawatan pun membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Apalagi beberapa fasilitas mengalami kerusakan cukup parah.

Dijelaskannya, fasilitas olahraga yang akan dikelola Disparpora, meliputi Stadion Andi Tjatjok di Jalan Cenderawasih, lapangan badminton Handal, tenis indoor Jalan Gelatik, Sirkuit Permanen KM 9 Bumi Rahayu, termasuk beberapa fasilitas olahraga di Jalan Ahmad Yani, seperti lapangan sepakbola, basket, tenis lapangan dan voli.

“Semoga dengan kewenangan yang diberikan, Disparpora dapat mengelola dan memanfaatkan dengan baik. Sehingga apabila dipergunakan untuk kegiatan dapat menambah pendapatan asli daerah,” ujarnya.

Ia juga sangat menyayangkan kondisi beberapa fasilitas olahraga yang rusak namun tidak dilakukan perawatan dan perbaikan. Seperti kerusakan di Stadion Andi Tjatjok dan Sirkuit Permanen KM 9 Bumi Rahayu. Plafon stadion banyak yang jebol namun tidak terlihat adanya tanda-tanda perbaikan.

Begitu pula dengan Sirkuit Permanen KM 9 Bumi Rahayu. Terdapat coretan dinding yang merusak pemandangan, jendela tidak memiliki kaca dan kondisi toilet sangat kotor. Padahal sirkuit tersebut satu-satunya yang permanen di wilayah Kaltara. (uno/har)


BACA JUGA

Rabu, 25 November 2015 18:45

Masjid Al-Ikhlas Dirusak

<p><strong>TARAKAN</strong> &ndash; Diduga mengalami gangguan jiwa, Muhammad Fathur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers