MANAGED BY:
SENIN
18 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Kamis, 28 Januari 2016 18:09
Disdik Tugaskan 7 Guru, Beri Pelajaran Anak-Anak Eks Gafatar
BERI BIMBINGAN: Dinas Pendidikan Bulungan memberikan perhatian kepada anak eks Gafatar yang tinggal di penampungan sementara.

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memberikan perhatian khusus, terhadap anak-anak eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Dengan memberikan pengajaran pendidikan, mulai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA.

Saat bermukim di salah satu desa di Kecamatan Tanjung Palsa, anak-anak eks Gafatar ini memang mendapatkan pendidikan, tetapi berbeda dengan dunia pendidikan umumnya yang selama ini diterapkan di Indonesia.

Melalui beberapa guru yang ditugaskan Dinas Pendidikan (Disdik) Bulungan, anak-anak eks Gafatar kini mendapatkan layanan pendidikan seperti anak-anak lainnya, Rabu (27/1).

Menggunakan dua tenda yang berada di Markas PMI Bulungan, anak-anak ini tampak antusias menyimak apa yang disampaikan guru.

Pantauan Bulungan Post, dua tenda terbagi untuk beberapa anak sesuai tingkatan. Tenda pertama diperuntukkan bagi anak-anak PAUD. Sedangkan tenda satunya diperuntukkan bagi anak-anak yang tingkatan SD hingga SMA.

Untuk anak-anak usia PAUD, hanya diberikan pengajaran berupa bernyanyi dan perkenalan dengan guru pembimbing. Sementara tingkatan SD hingga SMA diberikan pembekalan pembelajaran mengenai wawasan nusantara.

Menurut Kepala Disdik Bulungan Jamaluddin Saleh, anak-anak yang berada di penampungan perlu mendapatkan bekal pelajaran.

“Memang baru hari ini (kemarin, Red.) kita berikan bimbingan pendidikan kepada anak-anak itu. Ada tujuh guru yang memberikan pelajaran ke mereka, mulai tingkat PAUD hingga SMA,” terang Jamaluddin kepada Bulungan Post.

Pembelajaran pendidikan yang diberikan, berdasarkan hasil rapat yang telah dilaksanakan Pemkab Bulungan dengan instansi terkait lainnya. Dijelaskan, pelajaran yang diberikan hanya wawasan nusantara. Dari satu materi tersebut, sudah mencakup sebagian mata pelajaran yang diberikan di sekolah.

“Kita pun meminta secara resmi melalui surat kepada guru untuk bertugas memberikan pelajaran kepada anak-anak eks Gafatar,” ujarnya.

Jamaluddin mengungkapkan, pembelajaran diberikan selama mereka berada di penampungan. Hal ini merupakan kebijakan Pemkab Bulungan, agar dapat perhatian menyangkut dunia pendidikan.

Pengajaran ini, sebagai bentuk dukungan moril dan komitmen di dunia pendidikan. “Banyak hal yang mereka peroleh dari pembelajaran mengenai wawasan nusantara. Satu materi sudah mencakup dari berbagai segi, mulai segi agama, sosial, lingkungan dan moral,” tutupnya. (*/uno/udi)


BACA JUGA

Jumat, 20 November 2015 18:16

165 Calon Banpol PP Tak Lolos Tes Fisik

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Sebanyak 165 orang calon anggota Bantuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers